Allah
Allah ya Allah hanya Allah
Allah ya Allah hanya Allah yang membuatku kuat melewati semuanya
Jika aku hanya lembaran kertas
Mungkin sudah koyak, robek, dan lebur tak terbentuk
Tapi Allah merapikannya menjadi bersih dan rapih kembali
Jika aku hanya segelas air putih
Mungkin air itu sudah tumpah, gelasnya pecah
Tapi Allah membentuknya jadi 1 gelas utuh dengan air putih yang jernih
Alhamdulillah…
Terima kasih ya Allah atas nikmatmu
Terima kasih ya Allah atas rasa sakit ini yang mendalam
Yang membuatku kuat untuk melewati hariku yang baru
Subhanallah, Astagfirullah
Maaf atas segala perbuatanku
Maaf atas segala keluhanku
Maaf atas segala dosa-dosaku
Tiada Tuhan selain Allah
Allahuakbar
Allah maha besar
Mimpi —-> Nyata
Disana ada kebahagiaan
Setelah dahulu tangisan
Dimana ada kesenangan
Selama aku bisa memberi senyuman
Bermimpi menghabiskan waktu
Tetapi memberikan petunjuk
Melangkah untuk aku
Yang semakin membujuk
Mimpi ini akan nyata
Ketika ku mau berusaha
Mimpi ini akan merubah kita
Dari tangisan menjadi senyum bahagia
Keringat, uang, waktu, fisik
Semua adalah bukti
Bukti nyata yang nanti akan membawa
Kepada suatu kebahagian…UNIVERSITAS INDONESIA
:’)
Menikmati perih yang selalu datang
Tak tau kapan akan berakhir
Menikmati sakit yang selalu datang
Tak tahu kapan akan berakhir
Ku tersenyum mengingat semuanya
Indah rasanya jika diingat
Ku terharu melihat pesannya
Indah rasanya jika ku tak tersesat
Tetapi apa daya?
Semua tak bisa diulang
Yang ku bisa hanyalah melihat cahaya
Dengan senyuman yang pulang
Lihatlah disana ada kebahagiaan
Kata itulah yang selalu kuingat darinya
Entah sampai kapan
Aku mampu melupakannya
Ingin
Ingin rasanya lupa
Ingin rasanya lupa ingatan
Ingin rasanya lupa
Ingin rasanya lupa ingatan ketika ku sakit
Ingin rasanya pergi
Ingin rasanya pergi jauh
Ingin rasanya pergi
Ingin rasanya pergi jauh dari luka ini
Ingin menikmati
Ingin menikmati indahnya
Ingin menikmati
Ingin menikmati indahnya saat-saat pertama
LUKA
Saat kau datang kembali
Tangis rindu yang pergi
Saat luka datang kembali
Tangis kembali yang dulu pergi
Duduk termenung menatap awan
Tak tahu apa artinya
Duduk tertegun merasakan
Tak tahu apa rasanya
Yang ku tau hanyalah sakit
Yang ku tau hanyalah perih
Yang ku tau hanyalah luka
Yang ku tau hanyalah kau…